KRITIKNYA BURUK, KENAPA MOVIE-REMAKE MARAK?
Masih ingat ketika bioskop
tanah air diisi begitu banyak film remake
dan reboot, terutama film-film
Hollywood? Di tahun 2017 ini saja ada banyak judul film yang mungkin terasa
akrab di telinga karena merupakan remake
film sebelumnya yang sudah ada, katakanlah “Rings”, “Fantastic Four”, “Flatliners”,
“Kong: Skull Island”, “Beauty & the Beast”, “Alien: Covenant”, “The Mummy”,
“IT”, “Spiderman: Homecoming”, dan film
hits tanah air karya Joko Anwar; “Pengabdi Setan”.
Film-film remake tidak selalu mendapat respon baik
dari kritikus maupun penggemar film versi original. Apabila dilihat dari situs Rotten Tomatoes, film-film versi
original memperoleh rata-rata Tomatometer sekitar 78%, sedangkan film-film
versi remake hanya memperoleh
rata-rata Tomatometer sekitar 46%. Audiens banyak mengeluhkan film remake yang jarang bisa sebagus versi
originalnya, bahkan malah menjatuhkan film original. Secara kritik, film remake memang tidak membanggakan, tapi
secara bisnis hasilnya luar biasa.
Studio film membuat remakes dari film-film hits di masa lalu
karena menjanjikan keuntungan finansial yang besar melalui built-in audience sebagai fans film original dan kesempatan publisitas
yang lebih mudah. Oleh karena fakta ini, Hollywood semakin bergantung pada franchise film di masa lalu alih-alih
menyajikan film dengan ide-ide baru. Fenomena ini menguat sejak tahun 2000-an, menilik
fakta dari Huffington Post bahwa 10 film
terpopuler di tahun 1985 dan 1995 adalah film-film original, kecuali satu (“Mad
Max Beyond Thunderdome”), sedangkan 10 film terpopuler di tahun 2005 semuanya
merupakan remake – entah itu sekuel
maupun adaptasi – kecuali satu (“The 40 Year Old Virgin”).
Audiens mungkin memberi
respon kurang baik terhadap film remake dan
menuntut film-film baru, akan tetapi audiens untuk proyek film-film remake tetap ada, dan mereka akan tetap mengeluarkan
uang serta pergi menonton film remake di
bioskop. Itulah mengapa industri hiburan khususnya film hanya suka meng-update dan bukannya menciptakan
tontonan baru.




Komentar
Posting Komentar